Peraturan Kemahasiswaan

BAB I

KETENTUAN UMUM

(PASAL 1)

PENGENALAN

  1. Akademi Kebidanan Nusantara 2000 Medan adalah lembaga pendidikan tinggi yang menyelenggarakan pendidikan kebidanan yang meliputi pendidikan profesional dengan jalur penerimaan mahasiswanya tanpa membedakan latar belakang orang tua, agama, suku, ras & intelektual, namun memenuhi syarat-syarat sesuai dengan peraturan yang berlaku.
  2. Mahasiswa adalah peserta didik yang telah memenuhi syarat-syarat yang telah ditentukan dan ditetapkan sebagai mahasiswa Akademi Kebidanan Nusantara 2000 Medan.
  3. Tata tertib mahasiswa adalah serangkaian peraturan bagi mahasiswa Akademi Kebidanan Nusantara 2000 Medan yang meliputi peraturan di kampus, laboratorium, lahan praktek, hak dan kewajiban mahasiswa, cuti akademik mahasiswa, kegiatan ekstra kurikuler, tertib administrasi, bimbingan dan konseling, jenis pelanggaran dan sanksi, pindah pendidikan dan asrama.
  4. Penanggung jawab kemahasiswaan adalah Direktur melalui Pembantu Direktur bidang kemahasiswaan setelah melalui pembimbing akademik, bimbingan dan konseling.

 

BAB II

TATA TERTIB DI KAMPUS

(PASAL 2)

PERSIAPAN

  1. Perkuliahan dilaksanakan hari Senin – Sabtu, jam 08.00 – selesai sesuai jadwal yang ditentukan dan mahasiswa wajib mengikutinya
  2. Mahasiswa harus sudah datang di kampus 15 menit sebelum perkuliahan dimulai
  3. Jika dosen pengajar belum hadir setelah 15 menit jam perkuliahan berlalu, komting wajib lapor kepada administrasi akademi/dosen piket
  4. Komting berfungsi sebagai penghubung antara pendidikan dan kelas atau sebaliknya dan bertanggung jawab atas keamanan dan ketertiban ruangan.
  5. Seluruh mahasiswa (piket ruangan kelas) bertanggung jawab atas kebersihan dan ketertiban kelas, serta kelengkapan alat pengajaran/alat peraga yang diperlukan dalam menunjang PBM
  6. Selama perkuliahan berlangsung mahasiswa dilarang menerima telepon dan tamu kecuali dianggap sangat penting
  7. Selama proses belajar-mengajar mahasiswa dilarang membawa handphone guna membuat suasan belajar-mengajar nyaman.
  8. Selama proses belajar-mengajar berlangsung,tidak diperkenankan bagi mahasiswa menyalakan laptop (computer jinjing) kecuali dalam mata kuliah komputer

 

(PASAL 3)

ABSENSI

  1. Skretaris kelas bertanggung jawab atas absensi mahasiswa setiap jam perkuliahan. Mahasiswa yang hadir wajib mengisi absensi, apabila tidak mengikuti perkuliahan karena sakit harus disertai dengan surat keterangan dokter
  2. Sekretaris kelas bertanggung jawab mengisi garis besar pokok bahasan dan meminta tanda tangan dosen setiap akhir perkuliahan pada buku laporan kemajuan kelas
  3. Apabila mahasiswa berhalangan hadir harus membawa surat ijin yang harus diketahui orang tua/wali, dengan mengisi borang yang telah disediakan dari akademi atau disertai surat keterangan dari dokter, apabila tidak maka dianggap alpha
  4. Apabila mahasiswa tidak masuk tanpa keterangan/sakit/ijin melebihi batas waktu tertentu akan mendapatkan sanksi sesuai peraturan yang telah ditetapkan
  5. Piket kelas bertanggung jawab atas pengambilan absensi atau kelengkapan kelas lainnya sebagai penunjang perkuliahan dan dipantau oleh komting.

 

(PASAL 4)

KEPENGURUSAN KELAS

  1. Tiap angkatan mempunyai organisasi kelas yang terdiri dari :
  2. Komting bertanggung jawab atas ketertiban dan kebersihan kelas
  3. Komting wajib melaporkan hal-hal yang berhubungan dengan kegiatan belajar mengajar
  • Komisaris Tingkat (Komting) dan wakil
  • Sekretaris
  • Bendahara
  • Piket Kelas

 (PASAL 5)

SERAGAM

  1. Memakai pakaian seragam putih biru lengkap (perkuliahan)
  • Bagi yang tidak berjilbab : Baju atasan lengan panjang dengan bawahan biru dan memakai cup
  • Bagi yang berjilbab : Baju atasan panjang, rok panjang dan jilbab sesuai seragam yang telah ditentukan

 

  1. Memakai pakaian seragam putih-putih lengkap (praktik)
  • Bagi yang tidak berjilbab : Baju atasan lengan panjang,celana panjang dan memakai cup
  • Bagi yang berjilbab : Baju lengan panjang, celana panjang dan jilbab berstrip biru

 

  1. Dilarang memakai seragam yang ketat dan rok yang terlalu ketat. Jika melanggar akan mendapat sanksi
  2. Memakai atribut lengkap, seperti nama dan lambang Akbid Nusantara 2000 Medan
  • Memakai logo Akbid di sebelah kiri dan nama mahasiswa di sebelah kanan.
  1. Memakai sepatu hitam seragam
  2. Kerapian rambut
  • Berkaos kaki putih bagi yang berjilbab maupun yang tidak berjilbab
  • Bagi kristiani rambut wajib menggunakan Hairnet agar rapi serta tidak mengganggu pelajaran ketika berlangsung
  • Bagi mahasiswa yang muslim rambut wajib di ikat, dilarang keras apabila rambut di urai.
  1. Setiap kali datang/masuk ke kelas/lingkungan kampus mahasiswa wajib memakai pakaian seragam lengkap beserta atributnya
  2. Menjaga sikap dan perilaku saat berpakaian seragam lengkap
  3. Bila terjadi pelanggaran yang bersangkutan akan diberikan sanksi oleh pihak akademik
  4. Dilarang memakai make-up, perhiasan dan memelihara kuku panjang
  5. Mahasiswa wajib memakai jam tangan saat perkuliahan
  6. Jadwal pemakaian seragam
  7.  Hari Senin- Kamis :
    1. Untuk Muslim wajib memakai baju putih lengan panjang berliris biru dan rok panjang putih dan jilbab berliris biru
    2. Untuk Kristiani wajib memakai baju putih lengan panjang maupun pendek berliris biru dan rok panjang maupun rok pendek dibawah lutut serta memakai cup
    3. Semua mahasiswa wajib memakai sepatu seragam berwarna hitam
  • Hari Jum’at-Sabtu : memakai seragam olahraga, jilbab hitam dan sepatu olahraga berwarna putih

 BAB III

TATA TERTIB DI LABORATORIUM

(PASAL 6)

TATA TERTIB DI LABORATORIUM

  1. Setiap mahasiswa wajib mengikuti praktikum yang diadakan dilaboratorium
  2. Setiap mahasiswa harus sudah siap sebelum kegiatan praktikum dimulai dan dengan memakai pakaian/kelengkapan yang telah ditentukan
  3. Mahasiswa wajib mengikuti semua kegiatan praktikum/laboratorium ilmu dasar/biomedik, kebidanan dan praktekum profesi dengan kehadiran 100 % dan mengisi buku kunjungan laboratorium
  4. Mahasiswa harus bersikap sopan dan menghargai pembimbing maupun mahasiswa lain
  5. Mahasiswa dilarang makan, tidur dan mengotori ruangan praktek laboratorium
  6. Bagi mahasiswa yang ingin keluar ruangan harus meminta ijin pembimbing terlebih dahulu
  7. Setiap mahasiswa bertanggung jawab terhadap fasilitas di laboratorium. Dan dilarang membawa peralatan keluar ruangan tanpa seijin petugas laboratorium
  8. Bagi mahasiswa yang merusakkan peralatan laboratorium wajib menggantinya, kecuali kerusakan tersebut di luar tanggung jawabnya (kecelakaan)
  9. Bagi mahasiswa yang sudah selesai meminjam alat laboratorium wajib mengisi buku pengembalian alat dan buku kunjungan laboratorium
  10. Bagi mahasiswa yang ingin mengembalikan alat harus melapor dan sepengetahuan kepada penanggung jawab laboratorium

 BAB IV

TATA TERTIB DI LAHAN PRAKTEK

(PASAL 7)

TATA TERTIB DI LAHAN PRAKTEK

  1. Mahasiswa mentaati peraturan yang berlaku di tempat praktek.
  2. Mahasiswa mengisi absensi / daftar hadir.
  3. Mahasiswa yang diijinkan meninggalkan prakteknya adalah mahasiswa yang sakit dengan disertai surat keterangan dokter dan mahasiswa yang berhalangan (mendapat musibah) dengan terlebih dahulu memberitahukan ke pembimbing praktek
  4. Berpakaian praktek lengkap dan rapi sesuai ketentuan yang berlaku pada tempat praktek.
  5. Jika ada pertukaran jadwal praktek, sebelumnya harus mendapatkan persetujuan dari pembimbing lapangan dan pendidikan
  6. Program kegiatan praktek diatur oleh koordinator lapangan

 BAB V

HAK DAN KEWAJIBAN MAHASISWA

(PASAL 8)

HAK MAHASISWA

  1. Menggunakan kebebasan akademik dan bertanggung jawab untuk menuntut dan mengkaji ilmu sesuai dengan tata tertib dan aturan di lingkungan akademik
  2. Memperoleh pengajaran sebaik-baiknya dan layanan bidang akademik sesuai minat, bakat, kegemaran dan kemampuan
  3. Memanfaatkan fasilitas Perguruan Tinggi dalam rangka kelancaran proses belajar
  4. Mendapat bimbingan dari dosen yang bertanggung jawab atas program studi yang diikutinya dalam penyelesaian studinya
  5. Memperoleh layanan informasi yang berkaitan dengan program studi yang diikutinya serta hasil belajar
  6. Memanfaatkan sumber daya Perguruan tinggi melalui perwakilan /organisasi kemahasiswaan
  7. Ikut serta dalam kegiatan organisasi mahasiswa Perguruan Tinggi yang bersangkutan
  8. Mahasiswa berhak mengeluarkan aspirasinya melalui jalur yang sudah ditentukan, yaitu : Mahasiswa ? Dosen PA? Kemahasiswaan? yang bersangkutan (dosen , staf, dll) ? Bisa melalui kotak saran dan kritik

(PASAL 9)

KEWAJIBAN MAHASISWA

  1. Ikut menanggung biaya penyelenggaraan pendidikan sesuai dengan peraturan yang berlaku (spp, dll).
  2. Memenuhi semua peraturan/ketentuan yang berlaku pada Perguruan Tinggi yang bersangkutan
  3. Ikut memelihara sarana dan prasarana serta kebersihan, ketertiban dan keamanan Perguruan Tinggi yang bersangkutan
  4. Menghargai ilmu pengetahuan, tehnologi dan kesenian yang bersangkutan
  5. Menjaga nama baik dan wibawa Perguruan Tinggi yang bersangkutan

  (PASAL 10)

KEGIATAN EKSTRA KURIKULER

  1. Setiap mahasiswa wajib menjadi anggota IKM di Akademi Kebidanan Nusantara 2000 Medan
  2. Setiap mahasiswa sesuai dengan minat masing-masing wajib mengikuti kegiatan ekstra kurikuler yang diselenggarakan oleh akademi, antara lain :
  3. Keolahragaan
  4. Kerohanian
  5. Paduan suara
  6. Kesenian
  7. Dan lain-lain

 (PASAL 11)

TERTIB ADMINISTRASI

  1. Setiap mahasiswa wajib membayar SPP dan sebelum semesteran harus sudah lunas
  2. KHS setiap semester diberikan mahasiswa dan orang tua/wali lewat Pembimbing Akademik
  3. Bagi mahasiswa yang belum memenuhi administrasi, tidak diperkenankan mengikuti perkuliahan.

 (PASAL 12)

BIMBINGAN DAN KONSELING

Setiap mahasiswa yang mempunyai masalah dianjurkan untuk berkonsultasi dengan dosen pembimbing atau Pembimbing Akademik.

 (PASAL 13)

TUGAS DAN KEWAJIBAN PEMBIMBING AKADEMIK

  1. Membimbing mahasiswa dalam menyusun dan melaksanakan rencana studi mata kuliah yang diambil pada semester berlangsung
  2. Mengarahkan dan membimbing mahasiswa dalam melaksanakan aktifitas akademiknya guna mencapai prestasi yang lebih baik
  3. Membantu mahasiswa dalam memecahkan permasalahan yang dapat mengganggu studinya
  4. Menyampaikan kepada Pimpinan Akademik bilamana mahasiswa yang dibimbing tidak mencapai batas minimal keberhasilan studi dan atau telah menyelesaikan studinya dengan baik.

(PASAL 14)

JENIS PELANGGARAN DAN SANKSI

  1. Jika mahasiswa tidak masuk tanpa keterangan/sakit/ijin maka akan mendapatkan sanksi yaitu membuat makalah dan presentasi yang telah ditentukan oleh akademik
  2. Jika mahasiswa tidak mengikuti perkuliahan dengan menyertakan surat ijin selama 3 hari berturut-turut maka akan dikenakan sanksi membuat makalah dengan ketentuan yang telah ditentukan oleh akademik
  3. Jika mahasiswa tidak masuk karena sakit tanpa surat keterangan dokter lebih dari 3 hari akan dikenakan sanksi merangkum maka kuliah yang ditentukan oleh akademik
  4. Apabila mahasiswa dalam pemakaian seragam tidak sesuai dengan aturan yang ditentukan akan mendapatkan peringatan dan membuat surat pernyataan
  5. Jika mahasiswa melanggar tata tertib praktek dan tata tertib kampus akan dikenakan sanksi, yaitu :
  6. Pelanggaran yang bersifat ringan : akan mendapat peringatan 3 (tiga) kali (misalnya : meninggalkan ruangan praktek tanpa seijin pembimbing lapangan)
  7. Pelanggaran yang bersifat sedang : akan mendapatkan surat peringatan yang ditujukan kepada orang tua/wali (misalnya : tidak masuk praktek tanpa mendapat persetujuan dari pembimbing Pendidikan dan pembimbing lapangan)
  8. Pelanggaran yang bersifat berat : akan mendapatkan skorsing (misalnya : asusila, narkoba, criminal dll)
  9. Apabila jumlah keseluruhan presensi mahasiswa kurang dari 75 % jumlah kehadiran seluruhnya, mahasiswa tidak boleh mengikuti mata uji yang bersangkutan